Seindah Karunia-Nya ^^

Dia yang memberi kita apapun, Dia yang selalu mencukupkan apa yang kita butuhkan, Dia yang selalu mengerti kebutuhan hidup kita, Dia yang membuat hati kita tentram, membuat pikiran kita tenang dan menghiasi kebahagiaan hidup ini, karena Dia Yang Maha Indah....

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ


Aku niat semuanya karena cinta,
Akan kugali bumi sampai ke inti-intinya
Akan kudaki gunung secapek-capeknya..
Dan kuarungi samudra sampai menggigil semua tubuhku.
loh...
Yakin bisa?
Pasti bisa..
Kan udah niat, dan sesuatu yang udah kuniati pasti bisa kujalani..
Yakin bener?
Ganti niatnya aja deh, niat karena Allah nih, akan kutamatkan Quran dalam semalam.
Nah loh?
Bisa g loe bro?
“emmm... nanti aja deh cuuy hhe”
Yeee, kalo sama cewek pujaan hati aja niatnya sampai keluar tenggorokan dan masuk ke tiap celah rongga semangatnya -_-
kalo sama Dia yang udah ngasih loe hidup masih pikir-pikir mau niat untukNya -_-
nggag keren loe bro...
“nanti2 aja yaa”
kapan?
Setelah di death note sama sinigami (dalam bahasa jepang, kalo bahasa arabnya malaikat izroil) :p
Hihih
..
Oke,,
Niat sering kita sisipkan antara sebelum melakukan titah, entah itu dari Sang Maha Suci Allah, dari Dosen, dari pak mandor, pak direktur, sampai pak atasan..
Untuk apa sih niat segala?
Langsung kerjain aja kan cepet beres..
Yeee, gag sabaran banget -_-
terus kita niatkan karena apa?
Karena siapa?
Nah, semakin jelas niat kita semakin tercapai pula tujuan yang nanti akan kita capai yang akan kita dapat. Karena niat adalah titik tolak kita langkah awal kita dalam memulai suatu aktivitas dan yang pada akhirnya kita akan menuai apa yang telah kita niatkan..
Ingat sabda Rasulullah gak?
Innamal a’malu binniat...
“Bahwasanya suatu amal tergantung pada niat kita, apabila kita hijrah teruntuk Allah dan RasulNya, ya kita pasti dapat pahala. Nah, kalo niat kita hijrah hanya mencari kenikmatan dunia, harta atau wanita. Yang kita dapat ya nikmat dunia, harta dan wanita.”
Terus mana pahalanya?
Ya nggag ada, kan situ niatnya cuman dapet harta dunia dan wanita :D
Sekilas dari sabda Rasulullah diatas jadi mengingatkan kita bahwasanya kekuatan nikmat pada nantinya akan menyulut flame on kita :o
semangat kita, dan kita akan termotivasi karena kita memiliki niat yang jelas, dan jangan lupa niat tersebut hanya karena Allah low ya, bukan yang lain. insyaAllah kalo niat kita karena Allah selain dapet berkah dari Allah juga bisa dapet faedahNya dan pahalaNya. ^^

Banyak low terkadang kita terperdaya oleh suatu ibadah namun ibadah kita bukan karena Allah, namun ibadah kita hanya untuk kenikmatan dunia...
Kita ambil contoh ketika ada wacana bahwa puasa (shaum) akan menyehatkan tubuh kita.
Nah seringkali kita membelokkan niat kita bukan untuk beribadah kepada Sang Maha Esa, melainkan hanya untuk mendapat kesehatan, dari usahanya berpuasa.
Nah tho? :o
Bukan karena Allah, melainkan ingin sehat.

Ada lagi ketika kita niat beribadah lain, katakanlah sodaqoh yang disabdakan Rasulullah bahwasanya “sodaqoh tidak akan membuat harta kalian berkurang melainkan akan bertambah, bertambah dan semakin bertambah.”
Nah hal ini terkadang pula akan membelokkan niat kita yang semula niat karena Allah jadi niat karena dunia. Mereka jadi sodaqoh bukan karena Allah, melainkan hanya bersodaqoh agar harta mereka jadi bertambah.

Banyak pula sekarang yang menjadikan ibadah bukan untuk mendapat cinta Allah, kasih Allah bahkan pahala Allah. Melainkan niat mereka semua tertancap jauh dan mengarah ke dunia karena mungkin mereka hanya ingin mendapat sesuatu yang langsung ada di depan muka mereka dan riil. Ini salah satu yang mampu meredam kepekaan hati kita, membuat hati kita keras. Karena meniatkan sesuatu hanya mengejar kesenangan dunia bukan karena Allah semata.
Berdoa saja semoga kita masih bisa dan tetap istiqomah dalam menjadikan Allah sebagai tujuan hidup kita, menjadi visi kita. Baik dunia maupun akhirat ^^

Karena segala sesuatu yang diniatkan karena Allah, insyaAllah terarah, full hikmah, dan barakah ^^

0 komentar:

Posting Komentar



Popular Posts

About Me

Blogger templates

Followers