Seindah Karunia-Nya ^^

Dia yang memberi kita apapun, Dia yang selalu mencukupkan apa yang kita butuhkan, Dia yang selalu mengerti kebutuhan hidup kita, Dia yang membuat hati kita tentram, membuat pikiran kita tenang dan menghiasi kebahagiaan hidup ini, karena Dia Yang Maha Indah....

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ 


“Lha wong saya sudah miskin, sampai kapanpun ya miskin pak”,

“Ini udah takdir mbak, udah ditetapkan yang diatas, kalau saya kaya selamanya ya kaya.”

“kalau saya ditakdirkan mati sekarang mau usaha seperti apapun ya tetap aja gag selamat”

Yang namanya takdir mau gimana lagi?”

Ehm,,,,
good morning everybody :o
ha?
Kalau diartikan adalah selamat pagi setiap tubuh...
oke, udah baca argumen-argumen di atas?
barang tentu kita pernah mendengarnya atau jangan pernah mengatakannya?
beberapa uraian singkat diatas mungkin dibenak kita, kita paham yang mereka maksudkan,
Yakni pasrah akan takdir..
Yup ^^
itu yang akan kita sharing disini..
Takdir barangkali kita pernah tau definisinya, segala ketetapan Allah yang telah Dia tetapkan sejak dahulu kala, sejak jaman belum diciptakannya sesuatu, masih kosong mlompong, di lauhul mah fudz. Nah diantaranya berkenaan dengan rezeki kita, umur kita, jodoh kita (ehem), apakah kita termasuk orang yang merugi atau beruntung. Semuanya telah ditetapkan Allah. Lalu?
Kita sebagai manusia penyikapan seperti apa sih yang kita bisa lakukan mengenai takdir ini.
Ada beberapa pendapat ulama mengenai hal ini
Dalam hal ini ada tiga pendapat ulama.
Pertama, mereka yang mengatakan bahwa takdir adalah keputusan Allah dimana baik dan buruk nasib sesorang ditentukan sepenuhnya oleh Allah tanpa manusia bisa berupaya dan mengganti keadaan tersebut. Di sini manusia dituntut untuk pasrah terhadap ketentuan yang telah diberikan, golongan ini disebut golongan Jabariah. 
Kedua, mereka yang mengatakan bahwa nasib dan takdir seseorang ditentukan oleh seberapa besar usaha orang tersebut tanpa ada intervensi dan keikutsertaan Allah terhadap perjalanan hidup seorang hamba, dan lebih lanjut menyatakan bahwa di situ terhampar lahan luas dimana manusia bebas dan berkuasa penuh terhadap nasib yang akan dilalui nanti. Golongan ini disebut Qodariah.
Dan golongan terakhir adalah mereka yang mengatakan bahwa Allah telah menetapkan nasib dan takdir seseorang namun manusia tetap dituntut untuk berupaya semaksimal mungkin untuk merubah keadaan dan kondisiya, dan perubahan itu bisa di upayakan atas kuasa Ilahi dan ridlo darinya meski nasib dan suratan takdir telah tertulis. Golongan ini adalah ulama dari Ahli Sunnah waljamaah.

Nah :p
berdasarkan ilmiah diatas milih yang mana?
Dipilih dipilih cangcimen cangcimen (kacang kwaci permen) :o
loh?
Hidup kita hanya akan garink, monoton dan nggag berwarna sama sekali, ketika kita hanya menyikapi “udah awh, ngapain berusaha, lha wong udah ada takdirnya masing-masing”
gini nih kalau hidup nggag pernah peka -_-
makannya situ jomblo.

Memang hidup yang keren adalah ketika kita bisa memulainya dari 0/zero.
Mengapa ?
Supaya kita bisa menikmati indahnya suatu usaha.
Karena usaha itu yang membuat kita semakin kuat menghadapi dunia ini. Dengan segala upaya kita untuk terus mencoba walaupun gagal, trial and error. Lama kelamaan apa?
Allah akan menghargai usaha kita dan memberikan kita hadiah akan usaha yang telah kita lakukan.
Lalu apa faedahnya?
Pengalaman bro ^^
Termasuk usaha kita agar mendapat rezeki yang halal, usaha untuk menjemput jodoh (ehem), maupun usaha agar tetap berada dijalan Allah.
Memang sih jodoh, rezeki itu semua ditangan Allah,
Terus?
Kalau kita gak ambil yaaaaa tetap ditangan Allah :D
untuk itulah harus adanya suatu usaha.
ingat low Allah berfirman :
"Sesungguhnya Allah tidak merubah suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri ( QS Ra'd : 11 )

“Karena setiap usaha pasti akan mengantarkan dan menuntun kita menjauh dari takdir yang satu dan menjemput takdir yang lain ^^”

Bayangkan ketika kita terlanjut kismin, miskin maksud saya :p
Ketika kita tidak berusaha dan berdoa tentu saja, kita akan selamanya dalam satu takdir yakni miskin.
Berbeda jika kita mau berusaha untuk mencari pekerjaan, bekerja dengan sungguh-sungguh, dengan segala jerih payah dan keringat demi memperoleh ridho Allah.
Setidaknya ada yang membuat kita tidak bertahan di satu takdir, dengan berusaha tadi kita berusaha menjemput takdir yang lain yang namanya kesuksesan Wallahualam ^^

Ambil contoh lagi ketika rumah kita berada dekat dengan pantai. Seketika itu jga mendapat kabar bahwa beberapa menit lagi terjadi sunami.
Apa yang akan kita lakukan?
Pilihlah jawaban yang menurut hati nurani anda tepat dengan memberi tanda (X)
A.    Berdiam ditempat dan pasrah akan keadaan. (jika tidak ditakdirkan mati ya gak mungkin mati, tenang saja)
B.     Sebisa mungkin lari menyelamatkan diri.
Pasti milih B lah, setidaknya kita dituntut untuk usaha dulu biarkan Allah yang memutuskan ^^



Karena semua usaha yang telah kita lakukan setidaknya memiliki nilai tersendiri di Mata Allah. Walaupun nantinya berbeda dari yang kita harapkan setidaknya Allah lebih tahu mana yang terbaik untuk kita. ^^
 Bismillah ^^

0 komentar:

Posting Komentar



Popular Posts

About Me

Blogger templates

Followers